Kamis, 22 Januari 2009

KEBERHASILAN YANG TELAH DIRAIH

Sejak "hidup kembali" pada awal tahun 2008, Dwijakarya telah berhasil menorehkan prestasi yang banyak berdampak pada dunia pendidikan. Berikut adalah beberapa keberhasilan yang telah dibangun oleh Dwijakarya:
1. Ada beberapa diantara penulis guru memulai dari awal atau tidak berpengalaman sama sekali dalam penulisan karya ilmiah. Melalui pendampingan Dwijakarya mereka berhasil membuat sebuah KTI standar seperti yang dipersyaratkan dalam pengembangan karya profesi guru.
2. Peserta Diklat KTI Dwijakarya berasal Madiun yaitu Sri Suwartini, S.Pd.I berhasil menjadi kepala sekolah berprestasi di daerahnya karena keberhasilannya menulis di Dwijakarya. Menurut informasi dari beliau, karya tulisnya yang dimuat di Dwijakarya memberikan poin penilaian baik bagi dirinya untuk menjadi kepala sekolah berprestasi.
3. Penulis pemula seorang guru dari Surabaya yaitu Sudjiwati, S.Pd, awalnya tidak mampu membuat KTI. Setelah mengikuti diklat yang diselenggarakan Dwijakarya dan intensif mengikuti pendampingan, beliau berhasil membuat beberapa KTI. Makalahnya juga masuk sebagai makalah prosiding seminar internasional yang diselenggarakan Dwijakarya PPLP PGRI Jawa Timur bekerjasama dengan PT Telkom Divre V Jawa Timur. Dirinya juga berhasil lulus dalam penilaian portofolio sertifikasi guru, yang diantaranya dibantu karena keaktifannya menulis dan mengikuti kegiatan di Dwijakarya, dan masih ada cerita lain keberhasilan yang telah dibangun Dwijakarya.
4. Yang juga sangat menarik adalah penerbitan Dwijakarya pembiayaannya 100% diambil dari seluruh aktivitas yang dilaksanakan sehingga tidak membebani para pengelolanya. Artinya Dwijakarya betul-betul dari guru – oleh guru – untuk guru. Yang juga hebat adalah seluruh pengelola Dwijakarya rela tidak mendapatkan honorarium apalagi gaji selama membantu Dwijakarya. "Ini pengabdian kami untuk guru dan dunia pendidikan," ungkap Prof. dr. Moedjiarto, M.Sc Ketua Penyunting Dwijakarya yang juga Dosen Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya.

1 komentar: